Rabu, 27 Mei 2009

Ingin Rumah Indah, Biaya Murah?

Siapa yang tak ingin memiliki rumah indah, apalagi dengan biaya terjangkau alias murah. Mustahil? Eits..jangan pesimis dulu. Berikut ini tips dari Yu Sin, arsitek sekaligus penulis buku “Mimpi Rumah Indah”.

Arsitek yang terkenal dengan desain unik berbiaya murah ini membagikan tipsnya kepada para peserta talk show “Rumah Indah dengan Biaya Terjangkau” yang digelar pada ajang Kompas Gramedia Fair Bandung.

Menurut Yu Sin, ada empat karakter sehingga sebuah rumah bisa dikatakan rumah indah. Pertama, hemat energi di mana cahaya diperoleh secara alami melalui ventilasi alami pula, menggunakan material produksi lokal maupun bahan daur ulang, serta murah perawatannya.

Kedua, ramah lingkungan yang tampak dari tersedianya ruang terbuka hijau di areal rumah serta memberdayakan potensi lokal. Misalnya, dengan mengadaptasi desain rumah-rumah tradisional. Ketiga, adanya interaksi antara ruang dalam rumah dengan ruang luar rumah. Keempat, sesuai dengan karakteristik ataupun filosofi si empunya rumah.

Yu Sin menuturkan, untuk memperoleh rumah dengan kriteria tersebut, tak mesti mengeluarkan biaya besar. Salah satu alternatif untuk menghemat biaya pembangunan dan perawatan rumah, tanpa mengabaikan desain yang terkesan alami, Anda bisa mencoba metode unfinished ataupun material expose.

Misalnya, alih-alih menggunakan lantai berbahan marmer, Anda cukup menggunakan semen (semen expose) pada lantai Anda. Selain lebih hemat, lantai semen tidak mudah terlihat kotor dan tidak membuat kesan berminyak jika belum dibersihkan.

Pilihan lainnya, Anda bisa mencoba membangun rumah tanpa harus dicat. “Selain hemat energi, hemat perawatan juga,” kata Yu Sin. Sebagai pengganti cat, Anda cukup menggunakan teknik acian expose, jadi hanya sampai pada tahap tembok dilapisi aci atau bahkan batako saja tanpa dilapisi aci (batako expose).

Sementara, untuk plafon, Anda bisa menyiasatinya dengna membiarkan beton menjadi plafon. Tips lainnya dari Yu Sin adalah menggunakan sisa-sisa keramik, atau material bekas sebagai bahan penghias dinding. Nah, bagaimana? Tertarik mencoba?(Astri/NOVA)



5 Tips Rumah Adem tak Boros Listrik

Dalam merancang rumah tinggal kita punya kecenderungan hanya berfokus kepada tampilan fisik. Pokoknya, kita ingin rumah nan menarik, indah, atau secara estetika baik. Namun apa yang terjadi ketika rumah itu ditempati?

Ternyata rumah tidak nyaman dihuni karena terlalu panas. Tanpa bantuan AC, rumah tersebut tidak layak huni. Penghuni berkeringat sepanjang waktudan sulit melakukan aktifitas sehari-hari. Bahkan tidak jarang kita memerlukan AC dengan kapasitas mesin yang besar. Konsekuensinya, biaya listrik tinggi atau dengan kata lain “tidak hemat energi”.

Lantas apa yang harus dilakukan agar rumah indah tetapi tidak panas dan hemat energi? Langkah-langkah divbawah ini memberikan arahan secara garis besar agar panas dirumah berkurang secara alamiah tanpa AC. Dayanya dapat diminimalkan.

#1. Prinsip utama menurunkan suhu panas di dalam rumah adalah mengurangi head gain (perolehan panas) radiasi yang jatuh mengenai bangunan rumah. Pengurangan radiasi matahari dapat melalui “pembayangan” bangunan lain atau pohon besar di sekitarnya. Dari hasil penelitian penulis suhu nyaman di jakarta dicapai antara 24,50 hingga 28,50Celcius, dengan kelembapan dibawah 70% dan aliran udara diatas 0,2 m/detik.

#2. Usahan agar ruang dibawah atap – antara penutup atap dan langit-langit – diberi ventilasi semaksimal mungkin, hal ini dimaksud agar udara panas yang ada di bawah penutup atap dapat dialirkan keluar. Jadi panas tidak merambah ke langit-langit melalui proses konduksi.

#3. Jika rumah tidak menggunakan AC, usahakan agar terjadi aliran udara yang terus menerus di dalam rumah, terutama bagi ruang-ruang yang dirasa panas. Cara ini disebut ventilasi silang. Dari sisi akustik hal ini memang kurang menguntungkan, tapi merupakan pilihan. Hindari menutupseluruh lahan dengan bangunan. Hal ini menyebabkan tidak terciptanya aliran udara yang lancar. Ciptakan ruang-ruang terbuka di sekitar rmah kila lahan memungkinkan, agar ventilasi silang mudah berlangsung.

#4. Hindari penempatan ruang-ruang utama, seperti ruang tidur, ruang keluarga dan ruang tamu pada sisi barat, kecuali ada “pembayangan”. Dinding ruang dbagian barat akan mendapat radiasi matahari siang dan sore yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan ruang menjadi panas.

#5. Minimalkan penggunaan material keras (beton, aspal) untuk menutup permukaan halaman, taman, atau tempat parkir jika tak ada peneduh. Material keras yang terkena radiasi matahari langsung akan menaikkan suhu udara di sekitar rumah dan akhirnya membuat ruangan di dalam rumah rumah menjadi panas. i-36.blogspot.com


Tips Bangun Rumah: Pemilihan Arsitek-Kontraktor Rumah

Tulisan ini dibuat sebenarnya bukan dengan maksud mempromosikan penggunaan arsitek dan Kontraktor Rumah (diri sendiri :) ) tetapi lebih untuk kebaikan bagi rekan-rekan yang hendak membangun rumah idaman.Yang pertama dalam pemilihan jasa arsitek atau Jasa Kontraktor, (A-K) adalah referensi dari keluarga atau rekan yang pernah memakai jasa A-K, karena setidaknya Anda dapat mempercayai referensi dari orang terdekat.

Kedua, Anda dapat meminta referensi proyek yang pernah dikerjakan, contoh buat arsitek Anda dapat meminta contoh-contoh designnya, mulai dari denah, façade, detail kusen, detai lantai, detail plafond, denah titik lampu (elektrikal), gambar 3D nya, dan lain-lain. Dari referensi proyek inilah Anda dapat melihat apakah arsitek Konstruksi Rumah yang sedang Anda interview ini cocok dengan keinginan Anda dalam mewujudkan Konstruksi Rumah impian bagi keluarga Anda.

Untuk Kontraktor Rumah, Anda dapat memintanya menunjukkan proyek-proyek yang pernah dikerjakan (yang terbaru setidaknya) agar Anda apat meihat kualitas pekerjaannya, seperti: temboknya apakah banyak yang retak? Kualitas pengecatannya bagaimana? Apakah temboknya rata atau bergelombang? Anda juga bisa melihat kerapihan tukang temboknya dengan melihat garis keramiknya apakah lurus atau tidak.

Yang ketiga adalah kecocokan karakter Kontraktor Konstruksi, mungkin Anda berpikir “Apa hubungannya?” Menurut pengalaman saya ini adalah poin terakhir adalah poin yang tidak boleh dilupakan dalam memilih jasa arsitek atau Jasa Kontraktor, sama seperti saya dalam menentukan untuk menerima seorang klien. Mengapa? Agar rasa saling percaya dapat terbentuk, kalau dari pertama saja Anda “gak” yakin dengan karakter Kontraktor Konstruksi serta kejujurannya buat apa di teruskan? Toh kemungkinan keadaan “gak enak di belakang” dapat saja terjadi, dan hal inilah yang ingin kita hindarkan.

Dari 3 poin inilah Anda dapat menentukan mana A-K yang dapat Anda pilih.
Selamat bangun rumah!

http://bangunrumah.info/

backrest.wordpress.com


Tips Desain Rumah Idaman Secara Bertahap

Saya mengatakan bahwa renovasi rumah dapat lebih mahal dibanding membangun rumah baru. Memang lebih baik membangun rumah sekaligus langsung jadi. Tetapi, untuk Anda mungkin itu bukanlah pilihan tepat.

Alasannya bermacam-macam. Misalnya, dana yang belum mencukupi atau keluarga Anda masih keluarga baru/kecil yang belum membutuhkan lebih banyak ruangan. Tetapi dalam beberapa tahun mendatang, Anda merencanakan merenovasi rumah alias memperbesar rumah (Struktur Interior). Apa salahnya Anda merencanakan secara cermat sejak awal. Agar biayanya nanti cukup efisien. Apa saja yang harus Anda perhatikan? Saran dan contoh berikut ini semoga bermanfaat.

Pertama, desain rumah. Buatlah desain rumah (Gambar Bangunan dan Gambar Interior) yang compatible untuk pengembangan rumah menjadi 2 lantai. Artinya desain rumah 1 lantai yang Anda buat, siap untuk ditingkatkan menjadi 2 lantai, tanpa mengubah denah (Struktur Bangunan) ataupun dinding rumah. Lebih baik lagi kalau Anda sudah mendesain sejak awal dan membuat 2 versi sekaligus. Yakni versi 1 lantai dan versi desain rumah 2 lantai (Gambar Interior).

Kedua, struktur fondasi. Buatlah struktur fondasi (Struktur Bangunan) dan kolom bangunan yang siap untuk 2 lantai. Meskipun untuk sekarang, hanya akan dibuat 1 lantai. Lihat Arsitektur Bangunan dan Arsitektur Interior.

Ketiga, usahakan agar bentuk atap bangunan tidak berubah, sehingga Anda dapat memanfaatkan rangka atap lama untuk bangunan baru.

Keempat, siapkan sejak awal ruang untuk tangga (Struktur Interior). Sehingga, ketika Anda siap untuk merenovasi Anda tidak perlu mengorbankan ruangan di lantai 1.

karpetbasah.blogspot.com